Ketika sebuah roda sedang berputar dalam kondisi vertikal dan jika porosnya diganggu miring ke kanan atau pun ke kiri maka akan terjadi perubahan arah gerak tubuh kita ke kiri atau kanan.
Kejadian ini terbukti apabila kita melakukan hal tersebut diatas bidang putar. Jika poros roda yang diputar diganggu miring kiri atau kanan, tubuh akan ikut berputar ke arah kiri atau kanan.
Pada percobaan kali ini berhubungan dengan Hukum III Newton, yang berbunyi gaya aksi = gaya reaksi. Seperti pada roda yang di berikan gaya aksi akan sama dengan gaya reaksi yang kita terima dengan perputaran tubuh.
Dalam kehidupan sehari-hari di pakai saat mengendarai motor atau mobil. Ketika roda di putar vertikal dengan cepat lalu diganggu maka akan terasa ada gerakan yang melawan arah, contoh roda di putar vertikal dan di ganggu ke arah kanan maka akan terasa ada gaya yang melawan ke arah kiri yang berusaha untuk menyeimbangkan roda tersebut yang terasa sangat cepat. Ketika kita mengendarai sepeda atau sepeda motor dalam kecepatan tinggi, maka akan semakin mudah setir untuk dibelokkan karena setir cenderung mempertahankan rotasinya.
XI IA 3 - 13
Veronica Wijaya Santoso
Senin, 10 Februari 2014
DINAMIKA ROTASI
Ketika
sebuah roda sedang berputar dalam kondisi vertikal dan jika porosnya diganggu
miring ke (kanan atau pun ke kiri) maka akan terjadi perubahan arah gerak tubuh
kita (ke kiri atau kanan).
Kejadian ini terbukti apabila kita melakukan hal tersebut diatas bidang
putar. Jika poros roda yang diputar diganggu (miring kiri atau kanan), tubuh
akan ikut berputar ke arah kiri atau kanan.
Pada percobaan kali ini berhubungan dengan Hukum III Newton, yang berbunyi
gaya aksi = gaya reaksi. Seperti pada roda yang di berikan gaya aksi akan sama
dengan gaya reaksi yang kita terima dengan perputaran tubuh.
Dapat di simpulkan ketika kita menggerakkan roda kearah CW(vertikal) maka
tubuh juga akan bergerak kearah CW(horizontal), sebaliknya ketika kita
menggerekkan roda kearah CCW(vertikal) maka tubuh juga akan bergerak ke arah
CCW(horizontal).
Dalam kehidupan sehari-hari di pakai saat mengendarai motor atau mobil. Ketika
roda di putar vertikal dengan cepat lalu diganggu maka akan terasa ada gerakan
yang melawan arah, contoh roda di putar vertikal dan di ganggu ke arah kanan
maka akan terasa ada gaya yang melawan ke arah kiri yang berusaha untuk
menyeimbangkan roda tersebut yang terasa sangat cepat. Ketika kita mengendarai
kendaraan, maka setir akan lebih mudah di putar ketika roda berotasi di banding saat diam.
Ilham (17)
DINAMIKA ROTASI
Apabila sebuah roda sedang berputar
dalam kondisi vertikal dan jika porosnya diganggu miring ke kanan atau ke kiri
maka akan terjadi gaya yang akan menyeimbangkan roda tersebut sehingga arahnya
berlawanan. Hal ini berkaitan dengan Hukum Newton 3 di mana aksi = reaksi.
Namun, bila kita melakukannya di atas bidang putar, akan tetap ada gaya yang
berusaha melawan arah yang kita berikan tetapi bidang putar akan berputar
searah dengan arah yang kita berikan.
Percobaan di atas juga berkaitan
dengan Hukum Momen Inersia.
Di dalam kehidupan sehari – hari
percobaan di atas dapat kita temukan dalam berbagai macam aktivitas, salah
satunya adalah saat kita mengendarai sepeda atau sepeda motor. Di mana saat
kita mengendarai sepeda atau sepeda motor dalam kecepatan tinggi, maka akan
semakin mudah setir untuk dibelokkan karena setir cenderung mempertahankan
rotasinya.
Johanna
Limantara
XI
IPA 3 / 18
DINAMIKA ROTASI
Apabila sebuah
roda yang sedang kita pegang porosnya dan berputar dengan kondisi vertikal di
depan tubuh kita, dan porosnya diganggu (baik dimiringkan ke kiri atau ke
kanan), akan timbul gaya yang menggerakkan tubuh kita untuk miring ke kiri atau
ke kanan.
Hal ini terbukti
apabila kita melakukan hal tersebut diatas bidang putar. Jika poros roda yang
diputar diganggu (miring kiri atau kanan), tubuh akan ikut berputar ke arah
kiri atau kanan.
Percobaan ini
berhubungan dengan Hukum Momen Inersia, yakni benda yang sedang berputar
mempunyai kecenderungan untuk tetap berputar/berotasi. Selain itu, percobaan
ini juga berhubungan dengan Hukum III Newton, karena gaya aksi yang kita
berikan pada roda akan sama dengan gaya reaksi yang kita terima dengan
perputaran tubuh.
Dalam kehidupan
sehari-sehari, dapat ditemukan peristiwa serupa yang telah teraplikasikan,
misalnya pada helikopter yang hendak berbelok. Baling-baling pada helikopter
dimiringkan agar arah helikopter berubah, sehingga helikopter berbelok. Helikopter
juga memiringkan baling-balingnya guna menambah kecepatan ataupun mengurangi
kecepatan. Hal serupa juga sama pada saat kita menyetir kendaraan bermotor.
Semakin besar kecepatan kendaraan saat hendak berbelok, semakin mudah setir
diputar, karena terbantu oleh kecenderungan roda kendaraan untuk mempertahankan
rotasinya.
Laurent Saviour E.
Xia3 - 07
Langganan:
Postingan (Atom)
